
tele santana
-Tele Santana:, “Kemenangan tanpa keindahan, apalah maknanya?” [legenda Jogo bonito Brasil]
…………………………………………………………………….
Saat membaca kabar dari koran dan menyaksikan tayangan pertandingan sepakbola di televisi. Muncul dua pertanyaan di benak Uda. Sebenarnya bagian mana yang merupakan capaian sebuah tim. Sekedar menang lalu mengangkat trofi dengan jumawa, dan cukup. Atau mereka juga memikirkan sebentuk sajian ciamik untuk para penikmat bola. Yang dulu, dalam legenda sepakbola brasil disebut ‘Jogo Bonito’. Permainan cantik nan aduhai.
Sekedar Menang
Tim yang sekedar mengejar kemenangan mau tak mau harus rela digelari tim pragmatis. Tim dengan pola pikir yang mendewakan keefisienan. Mencapai tujuan dengan perjuangan minimalis. Lihat bagaimana testimoni Van Gaal, pelatih Bayern Muchen yang merupakan Finalis Liga Champion 2010. Van Gaal menyindir bahwa gaya permainan Inter cuma untuk mengejar kemenangan. Meski mengakui mentalitas juara mereka, ia menyebut Intermilan sebagai tim yang sama sekali tidak menghibur. Lihat juga bagaimana komentarnya terhadap Jose Mourinho, asisten Van Gaal sewaktu berkiprah di Barcelona. “Jose selalu seperti itu, bahkan sejak ia masih menjadi asisten saya di Barcelona. Ia ingin menang dengan cara apapun,” Ia menambahkan “Saya tahu ia punya bakat, namun saya tidak mengharapkan kariernya akan melaju dengan cara seperti itu”
Hijrah dari Sepakbola yang Meliuk-Liuk Indah
Siapa yang tak kenal Brasil. Negara dengan tim sepakbola yang tak cuma tangguh. Tapi mampu memukau penonton dengan atraksi ‘jogo bonito’ mereka. Setiap penampilan mereka begitu dinantikan. Baik kerjasama yang begitu mengalir. Atau presentasi personal kemampuan berbola mereka yang memang diatas rata-rata. Tak cuma dielu-elukan fans mereka. Pendukung dari tim lawan pun menunggu-nunggu gocekan-gocekan indah tarian samba itu.

jogo bonito
Sayangnya idealisme ‘Jogobonito’ sedikit demi sedikit mulai mereka tinggalkan. Pada perhelatan Bola 2010 ini Brasil melangkah dengan amat mudah. Namun seperti ada yang hilang dalam permainan mereka. Dan celakanya sepertinya itu adalah ruh permainan mereka. Douglas Maicon tanpa malu menjelaskan misi Tim Samba di Piala Dunia 2010 ini, “Lupakan jogobonito. Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana memenangkan setiap pertandingan.” Bahkan pelatih Brasil, Carlos Dunga, jauh-jauh hari sudah menegaskan bahwa tujuan timnya bukan untuk menang dan menghibur. Tapi hanya semata-mata mencari hasil akhir, kemenangan!
Tak kalah sengitnya juga pendapat dari legenda Brasil, Edson Arantes do Nascimento, atau yang akrab disapa Pele. Ia menyebutkan bahwa kesulitan akan dialami oleh tim yang konsisten mengusung sepakbola indah. kenapa demikian? baca alasannya di…