PERANG, PESTA, DAN LOMBA

logopialadunia

Semua boleh larut di dalamnya. Semua orang diijinkan ikut merayakannya. Tak peduli dari kasta manapun. Bingar Piala Dunia 2010 menggema. Kompetisi tiga puluh dua negara akan dimulai. Akan ada perang strategi. Adu kemampuan. Hasil kerasnya latihan selama ini. Ujian kerjasama. Nasionalisme. Sejauhmana kejayaaan negara diprioritaskan diatas popularitas pribadi pemain.

Piala Dunia. Perayaan perlombaan besar-besaran. Perang antar Negara. Pesta seluruh dunia. Karena Piala Dunia sudah seperti hari raya. Disambut dengan amat gegap gempita. Dan senyum dimana-mana.

Perang dan Kebencian
Sejarah kelam pernah tercatat di pertandingan Honduras kontra el-Salvador. Dua negara yang memang sudah diliputi kabut perang dingin. Seorang gadis remaja menembak jantungnya sendiri, saat negaranya, el-Savador, kalah dari Honduras. Jadilah aroma kebencian bertiup kencang diantara kedua negara ini.
Lain lagi dengan Perancis, Les Bleus, yang terkenal dengan rasisnya. Saat itu, supporter mereka menghujat pemain-pemain peranakan transmigran diikutkan dalam pertandingan Piala Dunia. Tapi Zidane dan kawan-kawan berhasil membalas hujatan mereka dengan sebuah tropi paling membanggakan itu. Trofi Piala Dunia. Dan hujatan itu berubah menjadi pujian dan sanjungan.
Begitupun Spanyol. Lihat saja, bagaimana terseoknya La Furia Roja, saat mereka dikungkung oleh nasionalisme sempit kebangsaan. Dimana saat itu mereka tersekat dalam sekte-sekte negara bagian. Namun ketika sekat itu dirubuhkan. Raul dan kawan-kawan, setelah sekian lama menanti, berhasil menggenggam piala yang mereka rasa hampir mustahil untuk sekedar diimpikan.
Maka bukan perang dalam tujuan dominasi yang sebenarnya diperjuangkan. Melainkan perang strategi, kemampuan untuk memperkuat eksistensi. Serta berbaur dalam kerjasama.

Pesta
Musim Piala Dunia artinya musim berpesta. Pesta terbuka untuk semua. Banyak mata terjaga hingga tengah malam. Untuk menyaksikan negara jagoan bertanding. Atau sekedar melihat aksi akrobatik pemain pujaan di lapangan. Maka kopi pekat, dan gorengan menjadi favorit rekan nonton. Selain itu, Piala juga menjadi ajang pesta judi. Pesta dari aktivitas haram yang rentan terjadi. Saat mempertaruhkan skor, atau hasil pertandingan, atau mungkinkostum apa yang akan dikenakan pemain favorit mereka. Sambut Piala Dunia dengan pesta sekedarnya. Jangan pesta berlebihan. Apalagi sampai ke pesta haram. Seperti pesta minuman dan pesta judi.

Sayembara dan Lomba
Saat Uda tanya ke Om Wiki, ini jawabannya. Swayamvara, lebih popular disebut Sayembara, pada zaman India kuno, merupakan usaha gadis memilih pasangan diantara sederetan peminang. “Swayam” dalam bahasa Sansekerta berarti “sendiri” dan “Vara” berarti “memilih”. Jadi sayembara adalah menginginkan sendiri. Perlombaan yang dibuat untuk kepentingan pribadi. Sebuah kepentingan sempit. Sedangkan lomba. Menurut Uda, lebih luas pengertiannya. Lomba dibuat untuk mengakomodasi kepentingan umum. Ambil contoh, lomba kali bersih, rukun tetangga paling hijau. Kalpataru, dan lain sebagainya.
Kira-kira, menurut sobat, apakah Piala Dunia juga perlombaan untuk kepentingan sempit. Sekedar untuk menjual hak siar. Mengeruk pemasukan dari lembar tiket yang terjual. Atau, ada tujuan besar disebaliknya. Untuk menaungi jagat bumi dengan perdamaian dan persaudaraan. Silaturahim antar negara. Hiburan halal. Sosialisasi pentingnya hidup sesat. Menyadarkan tentang perlunya saling tolong dan kerjasama. Mudah-mudahan ada tujuan besar dibelakangnya ya, Sobat.

Kalau coba kita lihat kompetisi-kompetisi lokal Negara kita. Indonesian Got Talent wannabe. Indonesian Idol. Piala Dunia Tawa. Hampir tak ada yang termasuk kategori lomba. Semua cuma pesta yang sekadar semarak sementara, atau bahkan cuma sayembara. Supaya rating stasiun Tivi bersangkutan bertahan selalu dipuncak. Mungkin pernah, muncul kompetisi yang menurut Uda bagus. Akademi Sepakbola. Yang sayangnya, usianya tak lama. Fiuhhh….

Q.S. Al-Baqoroh: 148

* Uda tulis saat melihat kemacetan dahsyat di perjalanan pulang kantor. Dan terbayang sebuah kompetisi digagas pemerintah. Lomba DESAIN RANCANG TATA KOTA ANTI MACET. Uda tulis dengan kerinduan menanti kompetisi-kompetisi yang bermutu..

7 thoughts on “PERANG, PESTA, DAN LOMBA

  1. agung

    lomba pun sudah banyak yang kehilangan maknanya ya uda…
    sudut pandang yang menarik…πŸ˜€,,

    Reply
      1. reedai313 Post author

        bisa sih difasilitasi dengan lomba tulis..
        intinya bukan produk..
        tapi ide dan inspirasi..
        ^^
        gmn, bung Agung?
        minimal mabeng dulu nih…

  2. agung

    okey uda…
    mengembalikan makhluk bengkel ke khitahnya ya…πŸ˜›

    tapi masih belum jelas ni seperti apa konsepnya, bisa dikirim via email uda?atau apalah..

    Reply
  3. sedjatee

    keren juga ulasan sepakbolanya…
    setuju banget Uda…
    mari kita sambut pesta sepakbola ini dengan sabar dan beradab..
    salam sukses..

    sedj

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s