“PUTERI KECIL, KAMERA DAN TENGKUREP”

Saat tangisan manjanya mendayu mengiring sumringah uda, kamera adalah benda pertama yang uda tunjukkan padanya. Jangan dulu salah kira. Apalagi buruk sangka. Tak ada sama sekali niat uda untuk mengenalkannya pada kosa kata ‘narsis’.

hanifa ayyasy reeda

Kekuatan pengabadian telah memaksa uda merogoh poket itu dari ransel, meskipun jelalatan mata curiga perawat mengepung uda dengan bengis. ‘Tak usahlah risau puteri kecilku, mungkin mereka tak paham makna sejarah. Saat ini baru jepretan ini yang bisa abi persembahkan. Selanjutnya abi akan membimbing tanganmu menapaki gemilangnya peradaban’

Kamera, sebagai alat pengabadi sejarah, mau tak mau turut memaksa kita menampilkan performa paling baik. Bukan sebuah tampilan munafik tapi lebih pada semangat untuk selalu lebih baik. Maka kamera cuma simbolisasi uda untuk puteri kecil uda. Bahwa mulai sekarang jejak kehidupannya dipantau bukan oleh kamera uda ini tapi oleh sebuah pengabadi sempurna. Catatan kehidupan yang tak cuma untuk dilihat kembali tapi akan diganjar. ‘Abi akan abadikan senyumanmu saat bercengkrama dengan dunia.Tak sabar pula abi ingin memotret derai senyum dunia saat kau sentuh dengan  kemuliaan dan kemanfaatanmu.’

narsis sama abi

Orang-orang terkaget-kaget saat melihat puteri kecil uda tengkurep dalam  usianya yang masih lima hari. Iba kata mereka. Sayang mereka tak melihat betapa riangnya uda saat pertama  kali membalikkan tubuh mungil itu. Tangannya menggapai-gapai girang, dan bibirnya mengurai renyah senyuman. Bagi uda menjadi jelaslah beda manja dan kasih sayang. Manja adalah buah dari ketakutan berlebihan yang melahirkan sikap yang terlalu melindungi [over protective]. Sedangkan kasih sayang adalah bentuk cinta yang menginginkan kebaikan bagi orang kita sayangi meski kadang terlihat tidak melindungi. Tengkurep, salah satu permisalan. Bagi beberapa orang tua yang ingin memanjakan anak mereka, tengkurep menjadi sebuah momok yang menakutkan. Banyak ketakutan muncul. Takut sendi anaknya terkilir, cidera tulang, sampai ada yang mengkhawatirkan posisi tengkurep akan membuat bayinya tidak nyaman. Padahal perlu diketahui, posisi tengkurep sangat bagus untuk perkembangan otak belakang. Dan konon katanya lumayan digemari bayi.

Melalui kamera dan tengkurep uda ingin mengirim pesan cinta pada puteri kecil uda. Tentang mengukir  peradaban dan intisari kasih sayang.

note: catatan ini dibuat dengan editan dan perseujuan ummu hanifa [ani, istri Uda]

35 thoughts on ““PUTERI KECIL, KAMERA DAN TENGKUREP”

      1. Pendar Bintang

        Insyaallah…asal dibebaskan dari dekapan si AKI, heeee

        Heran beberapa hari ini ketangkep AKI mulu…

        salam buat tuan putri yah… (Bunda suka manggil aku dengan sebutan itu lho buat putri2nya…)
        Hanifah ntar panggilanya Hani, kayak aku dunk, heheheh
        Mirip dikit..

      2. reedai313 Post author

        AKI? aki-aki-kah?
        ya, akan disampaikan ke tuan puterinya…
        panggilannya…
        beda2..
        kalo abinya manggilnya hanifa..
        umminya manggilnya hani…
        sama kayak nama mbak pendar bintang…

      1. bundamahes

        maaf saya ralat, komen saya ini kurang satu kata yaitu “bidadari”, jadi versi lengkapnya adalah sebagai berikut :

        lucuuuuuuuuuuuuuuuuuu….
        hanifa mirip BIDADARI si Uda kayanya!😛

  1. Sya

    Hanifa cantik ya. Smoga jadi anak yg soleha.

    Lagipula kalo ga ditengkurepin katanya kepalanya jadi peyang ya….

    Btw, saya udah pasang juga link uda ya🙂

    Reply
    1. reedai313 Post author

      Iya, sayangnya gak ganteng kayak abinya…:P
      kata bidannya banyak manfaat dari tengkurep, mbak..
      sip, link mbak sya juga dah saya pasang…

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s