“MILAD SEPARUH AJAL”

Pagi ini, Hanifa [putri imut kesayangan Uda-pen] menatap uda dengan mata belo-nya, lalu melonjak-lonjak tertawa, dan meluncurlah kalimat, “Celamat ulang tahun Abi. Cemoga umulnya belkah dan celalu cehat”. Tentu yang bicara bukan Hanifa, tetapi di-dubbing oleh nenek Hanifa [budhe permaisuri uda-pen] yang sedang memangkunya. Tapi semua itu cukup membuat pagi di hari milad uda ini tersungging cerah.

Dalam hitungan abad, usia uda sudah seperempat. Namun sejatinya, secara jatah –dalam hitungan normal tentunya– uda sudah menghabiskan setengah jatah usia. Ada dua momen penting yang sebenarnya terjadi bertepatan dengan milad uda dan milad kawan-kawan lain, dan ini agak paradoks.

Pertama, berkurangnya jatah hidup uda. Kesempatan untuk berbuat baik dan menyebar kebermanfaatan ke sekitar semakin menyempit. Tapi seharusnya tidak malah putus asa, melainkan lebih giat menatap akhirat. Menghitung-hitung konsumsi usia uda selama ini. Dihabiskan dimana, untuk apa, dan dengan cara apa. Muhasabah untuk kemudian akhirnya menghiba ampunan dari Rabb Yang Maha Pengampun.

Kedua, uda masih diamanahi jatah umur. Alhamdulillah, tak bisa dipungkiri uda masih dipercayai Allah azza wa jallaa untuk berkeliaran di muka bumi. Mudah-mudahan ‘peluang’ ini mampu uda berdayakan untuk fastabiq al-khoirat [kompetisi kebaikan]. Dahulu-mendahului dalam amal kebajikan. Momentum untuk bersyukur dalam makna sebenarnya. Mengisi umur dengan keshalihan paripurna.

Tak perlu meniup lilin sebenarnya, karena menyadari kedua momen ini saja sebenarnya sudah cukup membuat kita memaknai hari lahir kita.

Tak harus repot potong memotong kue, karena tafakkur dan syukur lebih sedap rasanya. Bukan di lidah tapi di hati.

*Mengenang perayaan milad pertama dan satu-satunya dalam hidup uda, 4 tahun lalu. Jazakumullah, buat Widhi, Ishak, dan Susio

14 thoughts on ““MILAD SEPARUH AJAL”

    1. reedai313 Post author

      hehe…
      pernah si sekali dirayain ma temen2 bengkel di kampus, Om…
      emang kan “sejatinya” jatah kita berkurang..
      makanya ada yg bilang..
      umur berkurang dan amalan masih sedikit kok malah senang?

      Reply
  1. permaisuri Uda

    mana makasih nya buat ummi?
    kan budhe tau dari ummi
    ;p

    smoga -sisa- usia Uda barokah,
    menjadi imam yg kami -ummi dan hanifa- teladani dan banggakan
    amin…
    ^,^

    Reply
    1. reedai313 Post author

      hehehe..
      jazakillah mi…
      sudah membocorkan hari kelahiran uda..
      tapi kalo terjadi budhe itu mata2 gmn?
      hehehe..
      becanda..

      aamiiiiin…

      Reply
  2. Eyangkung

    Salam kenal dalam persahabatan dan persaudaraan,

    Saya Eyangkung blogger laki-laki lansia yang mencoba ikut2an merambah dunia maya. Setelah baca2 beberapa artikel blog ini saya tertarik dan ingin bergabung secara aktif. Jelasnya saya juga ingin menulis komentar di blog ini berkaitan dengan artikel yang sedang dipost. Yaitu komentar dengan “komentar gaya Eyangkung”/

    Perkenankan yang pertama saya mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN UDA YANG KE 25. Semoga selalu sehat dan bahagia.

    Empat bulan lagi tepatnya tanggal 3 Juli adalah hari bersejarah yang kedua terutama bagi Uda, Isteri dan Puteri. Ah, baru dua tahun! Jalan masih panjang. Masih banyak pasang surut dan gelombang yang harus ditempuh. Eyangkung yang sudah menempuh jalan 36 tahun dengan isteri saja kadang masih harus jatuh bangun………

    Saya tunggu ijinmu.

    Reply
  3. reedai313 Post author

    Salam kenal dalam persahabatan dan persaudaraan,

    saya blogger seumur jagung mohon bimbingan eyangkung..
    tentu komentar sangat dinantikan…
    wejangan2 juga silahkan dikirim..
    ditunggu dengan senang hati…

    makasih…

    Reply
  4. abu4faqih

    Happy milad, Uda🙂
    Semoga yang sudah dijalani mendapat ampunan dan pahala, sedang yang akan dijalani mendapat kemudahan dan berkah Allah.
    So, kapan nasi kuning meluncur ke Depok (rumah kami-red)?😀

    Reply
  5. reedai313 Post author

    aamiiiin…
    hehehe..
    nanti aja kita makan nasi kuning…
    campur minyak zaitun…
    bareng2 di mone family gathering di taman syurga…
    insya Allah..🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s