MEMBUJUK-PERMAISURI-NYORAT-NYORET

 

 

 

 

 

Tak bisa disangkal bahwa salah satu momen keindahan hidup adalah saat kita ‘laku’ dan akhirnya menggamit pasangan. Namun parade termonumentalnya adalah ketika kita dan pasangan kita bergeliat dalam gairah yang sama. Salah satunya adalah gairah nge-blog.  Tanpa memungkiri, melihat beberapa pasutri yang menghamparkan romantisme di ranah maya [tentu dalam konten yang tak berlebihan-pen], mau tak mau rasa cemburu uda terbit juga. Lalu tanpa pikir panjang, uda mulai merengkuh permaisuri untuk ikut serta jalan-jalan dalam arena menyenangkan bertitel blog. Segala daya dan upaya uda persembahkan dalam dialog via telechatting ini untuk merekrut permaisuri uda menjadi salah satu blogger. Dialog alot bin aneh ini akhirnya uda rasa layak menjadi bahan tulisan di kala uda dihimpit gejala hiatus.

***

Uda                 :     “Dik, coba liat blog ini, kelihatannya menarik. Dua sejolilah yang mengelolanya” uda kirimkan link blog tersebut

Permaisuri    :    “Iya, bagus kok blognya

Uda                 :     “Permaisuri juga nimbrung di blog Uda dong, sekali-sekali [menyumbangkan artikel –pen]

Permaisuri    :     “Hehe… Sebenarnya tujuan nulis di blog itu apa sih, Da?”

Uda                 :     “Menurut Permaisuri sendiri apa?

Permaisuri    :     “Ngga tau, makanya tanya ke Uda, Uda kan yang aktif ngeblog😛

Uda                 :     “1. Pengembangan gaya papar.  2. Berbagi pengalaman. 3. Bisa memberi inspirasi dan motivasi juga   4. Silaturahim (empat alasan pertama ini masih masuk akal)Gimana kira-kira permaisuri, belum berminatkah?😀

Permaisuri    :     “Belum berminat…hehe

Uda                 :     “5. menyenangkan suami (alasan yang penuh tekanan-hehe)..Masih tidak berminat?”, “6. Saling berdiskusi dengan lebih elegan.. masih belum tertarik?  “7. Diary gratis….  tidakkah menggairahkan?

Permaisuri    :     “Belum bisa menikmati, tidak pede

Uda        :               “8. Mengobati ketidakpedean (ketahuan banget kemampuan jual obatnya) …Cukup menjanjikan bukan?”

Permaisuri    :     “Gimana, kok bisa?

Uda                 :     “Uda juga dulu ngga pede awal-awalnya. Terus sekarang malah jadi over pede nih, hehe..

Permaisuri    :     “Tapi kalau Ani merasa terpaksa nanti, gimana?

Uda                 :     “O gitu, uda lupa ada satu lagi tujuan nge-blog.  9. Menempa pribadi menjadi person yang lebih “menyenangkan (pemaparan gaya politikus licin). Sekian dulu dan terima kasih…

Permaisuri    :     “🙂

Uda                 :     “Kok senyum?  Ada alasan yang bisa merubah pikirankah?   :D

Permaisuri    :     “Gak, belum..

Uda                 :     “Gedubrakkkkkkk….”

Permaisuri    :     “Hehehe..

***

Tak bisa dibantah betapa tidak enaknya gagal membujuk. Namun setelah mendengarkan alasan pamungkas permaisuri bahwa tidak semua orang punya waktu luang untuk menggores. Tidak semua orang memprioritaskan nge-blog diatas kegiatan urgen lainnya. Uda tersenyum. “Benar sekali dikau permaisuriku, uda akan dukung hobi-mu yang lain itu. Hobi yang amat mulia. Mudah-mudahan uda malah bisa  mengikuti hobi itu.

 *) Untuk seorang permaisuri yang cuma ingin menikmati tulisan uda tanpa ingin ikut mencorat-coretnya.

27 thoughts on “MEMBUJUK-PERMAISURI-NYORAT-NYORET

  1. permaisuri Uda

    hehe
    blm dpt *hidayah* utk ngeblog
    :p
    merasa ada hal-hal yg lebih penting n cukup menyita waktu daripada -sekedar- corat-coret🙂

    Reply
  2. Mabruri Sirampog

    yg pada komen duluan sudah berpsangan semua,,, (mudah2an kecipratan dpat pasangan,, aamiin…😀 )

    gimana kalau harus rada dipaksain biar mulai minat ngeblognya…😀

    Reply
    1. reedai313 Post author

      masalahnya bukan kesempatannya..
      tapi niatnya..
      permaisuri uda belum merasa “butuh” nge-blog..😀
      mudah2an tiba2 merasa ‘butuh’, ya?
      hehe..

      Reply
  3. ta

    aih.. romantisnya manggil sang istri “permaisuri”..
    10. kalau beruntung, bisa dapet hadiah loh dengan ikutan lomba2 yang sering di adain para blogger😀
    salam kenal ya😉

    Reply
  4. Eyangkung

    Kapan permaisuri Uda akan ngeblog?? Tentu hal yang sangat menarik. Itu sudah ada komentar2 a/n permaisuri diartikel blog Uda itu siapa?? Itu pertanda sudah mulai tertarik di kehidupan dunia maya. Mungkin Uda yang belum mendapatkan jurus jitu untuk mendorong permaisurinya untuk ikut kiprah di blog!! Ada cara mendorong permaisuri ikut2 ngeblog. Dan kalau keduanya sudah sama2 mengelola blog tentu sangat menarik saya untuk mempengaruhi kedua blog itu. Pengaruh yang positif tentu saja!! Saya tunggu tanggal mainnya

    Reply
  5. sidta

    biasanya pengen ngeblog setelah sering blogwalking uda ..😀
    btw, skrg sih blog bwtku lebih ke sarana ngoceh2 gak jelas, lebih bebas soalnya ‘rumah sendiri ‘

    Reply
  6. fi

    Wah, baru baca tulisan ini..
    Wah kapan ya ada yang membujuk sayaa.. hehe..

    Bahagia kayaknya ya hidup setelah menikah, barokallah da…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s